Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 14 Feb 2026 04:24 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Makassar Bantah Isu Pembatasan Antrean 25–30 Orang per Hari


 BPJS Ketenagakerjaan Makassar Bantah Isu Pembatasan Antrean 25–30 Orang per Hari Perbesar

Makassar, CNN Celebes — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar membantah isu pembatasan kuota antrean layanan harian hanya 25–30 orang yang disebut membuat warga harus datang sejak subuh. Pihak BPJS menegaskan kapasitas layanan jauh lebih besar dan rata-rata mampu melayani lebih dari 200 peserta setiap hari melalui berbagai kanal, baik layanan tatap muka maupun daring.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana, menyatakan informasi tentang pembatasan antrean tersebut tidak sesuai dengan kondisi layanan yang berjalan.

“Tidak benar bahwa antrian layanan di BPJS Ketenagakerjaan Makassar hanya 25-30 peserta per hari, dapat dilihat dari rincian di atas,” ujarnya (13/02/2026). Ia juga menepis anggapan bahwa pembagian antrean dimulai sejak subuh.

Menurut Hary, sistem antrean manual, online, dan melalui Sistem Layanan Antrian (SISLA) dibuka serentak mulai pukul 08.00 Wita. “Tidak benar bahwa antrian dibuka sejak subuh… SISLA yang dibuka sejak pukul 08.00,” jelasnya. Meski ada peserta yang datang lebih awal, petugas keamanan hanya bertugas mengatur kedatangan agar tetap tertib. Pihaknya menegaskan tidak ada nomor antrean yang diberikan sebelum jam layanan resmi dimulai.

BPJS-TK Makassar juga mengimbau peserta memanfaatkan antrean online untuk memudahkan proses layanan. Selain datang langsung ke kantor cabang, peserta dapat mengakses layanan digital untuk klaim JHT nominal tertentu serta memilih jadwal kedatangan melalui sistem yang tersedia. BPJS-TK juga memiliki unit layanan di beberapa titik, seperti MPP Gowa, PTSP Takalar, dan PTSP Kota Makassar.

Dalam pelaksanaannya, peserta dapat memilih hari serta jam kedatangan sesuai slot yang tersedia di sistem. Namun, BPJS-TK tetap melayani antrean manual bagi warga yang kesulitan mengakses layanan daring, terutama untuk layanan non-JHT, informasi, dan kepesertaan. “Jika dirata-rata, Peserta yang dilayani Kantor Cabang Makassar sekitar lebih dari 200 peserta per hari,” terangnya.

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan keterbatasan nomor antrean dan menyebut harus datang sejak pagi buta agar mendapat layanan. Beberapa warga mengaku datang setelah salat subuh, bahkan ada yang kembali mengantre karena kendala data pada hari sebelumnya.

Informasi klarifikasi tersebut disampaikan BPJS Ketenagakerjaan Makassar menyusul beredarnya keluhan masyarakat yang sebelumnya dilansir oleh SuaraSulsel.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis Berita