Menu

Mode Gelap

News · 7 Mar 2026 13:50 WITA

Tito Karnavian Minta Pemda Percepat Pengiriman Data Korban Bencana Sumatera


 Tito Karnavian Minta Pemda Percepat Pengiriman Data Korban Bencana Sumatera Perbesar

Jakarta, CNN Celebes — Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menegaskan bahwa kelengkapan dan kecepatan data dari pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam percepatan penyaluran bantuan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menyerahkan bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Jumat (6/3/2026). Bantuan yang diberikan meliputi santunan ahli waris, bantuan korban luka, jaminan hidup, bantuan isi hunian sementara, hingga bantuan stimulan sosial ekonomi.

Menurut Tito, pemerintah pusat akan memprioritaskan daerah yang paling cepat menyerahkan data korban terdampak untuk menerima bantuan lebih dahulu.

“Strateginya sederhana, siapa yang paling cepat mengirimkan data, dia juga yang paling cepat kita kirimkan bantuan sosialnya,” kata Tito.

Ia menyebutkan total bantuan tahap pertama yang disalurkan pemerintah hampir mencapai Rp900 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar separuhnya dialokasikan untuk wilayah Aceh.

“Dari hampir Rp900 miliar bantuan tahap pertama, sekitar separuhnya untuk Aceh. Dari yang di Aceh ini, lebih dari Rp200 miliar disalurkan ke Pidie Jaya karena datanya paling cepat dan paling lengkap,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Sosial Republik Indonesia, bantuan yang disalurkan mencakup santunan ahli waris bagi 56 korban meninggal dunia sebesar Rp840 juta, bantuan untuk 23 korban luka berat senilai Rp115 juta, serta jaminan hidup bagi 66.629 jiwa selama 90 hari dengan total nilai sekitar Rp89,9 miliar.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan isi hunian sementara bagi 18.839 kepala keluarga dengan nilai Rp56,5 miliar serta bantuan stimulan sosial ekonomi bagi jumlah kepala keluarga yang sama sebesar Rp94,1 miliar guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Total nilai bantuan tersebut mencapai sekitar Rp241,6 miliar yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia juga memberikan dukungan tambahan berupa 250 paket perlengkapan ibadah, 20 unit dump truck, tujuh unit excavator, serta tiga unit backhoe loader untuk membantu percepatan penanganan wilayah terdampak bencana.

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang akibat bencana. Tito menegaskan bahwa percepatan pembangunan hunian tetap juga sangat bergantung pada kelengkapan data yang disampaikan oleh pemerintah daerah, termasuk pilihan warga terkait lokasi pembangunan rumah.

“Kalau datanya sudah lengkap, kita bisa langsung eksekusi bersama BNPB dan Kementerian Perumahan,” ujarnya.

Dalam kunjungan Satgas PRR ke Kabupaten Pidie Jaya tersebut turut hadir Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, serta Plt Direktur Utama Pos Indonesia Haris.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BGN Minta Masyarakat Ikut Awasi Kualitas Menu Program Makan Bergizi Gratis

5 Maret 2026 - 14:23 WITA

Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung Nasional, Ayatollah Ali Khamenei Dikabarkan Wafat

1 Maret 2026 - 21:33 WITA

Prabowo Siap Tempuh Jalur Diplomasi ke Iran, Indonesia Serukan Penahanan Diri

28 Februari 2026 - 22:39 WITA

Serangan Gabungan AS–Israel Guncang Teheran, Ledakan Dilaporkan di Sejumlah Titik

28 Februari 2026 - 21:38 WITA

Pengguna Jalan dan Warga Keluhkan Jalan Yusuf Bauty Gowa Selalu Terendam Banjir

27 Februari 2026 - 22:30 WITA

Sitti Husniah Talenrang Dilantik Jadi Ketua DMI Gowa 2026–2031, Fokus Makmurkan Masjid dan Ekonomi Umat

16 Februari 2026 - 21:33 WITA

Trending di News