Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 6 Apr 2026 01:30 WITA

“Siang Berdarah di Sanggau: Bus DAMRI Terguling, Penumpang Berhamburan”


 “Siang Berdarah di Sanggau: Bus DAMRI Terguling, Penumpang Berhamburan” Perbesar

SANGGAU, KALBAR- Perjalanan darat yang seharusnya menghubungkan Sintang menuju Pontianak berubah menjadi tragedi. Sebuah bus DAMRI mengalami kecelakaan di Desa Penyeladi, Kabupaten Sanggau, Minggu (5/4) sekitar pukul 13.50 WIB.

Bus yang dikemudikan oleh Indra Oktavian itu dilaporkan mengangkut sekitar 31 penumpang. Nahas, saat melintasi tikungan menurun yang dikenal rawan, kendaraan tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik.
Suasana berubah kacau dalam hitungan detik. Penumpang yang duduk berdesakan tak sempat menyelamatkan diri saat badan bus oleng lalu menghantam sisi jalan. Jeritan minta tolong pecah di tengah dentuman keras logam yang bergesekan dengan aspal.

Kanit Gakkum Polres Sanggau, Ade Sopiandi, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi ketika bus melaju dari arah Sintang menuju Pontianak. “Bus terbalik saat melewati tikungan menurun,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara sekitar 20 lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Para korban langsung dievakuasi oleh warga bersama aparat kepolisian dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Warga sekitar menjadi saksi pertama sekaligus penolong dalam tragedi ini. Beberapa di antaranya bahkan nekat memecahkan kaca bus untuk mempercepat proses evakuasi korban yang terjebak di dalam.

Kecelakaan ini kembali menyoroti kondisi jalur darat di wilayah Kalimantan Barat yang penuh tantangan—mulai dari tikungan tajam hingga kontur jalan menurun yang berisiko tinggi, terutama bagi kendaraan besar seperti bus antar kota.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan faktor manusia. Sementara itu, pihak DAMRI diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah tragedi serupa terulang.

Perjalanan yang seharusnya membawa harapan kini menyisakan duka. Di tikungan sunyi Penyeladi, cerita itu berubah menjadi pengingat: keselamatan adalah hal yang tak boleh ditawar di setiap kilometer perjalanan.

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BREAKING NEWS: Polisi Amankan Truk ‘Beranak’ Tangki, Diduga Angkut Solar Subsidi di Pontianak

13 Juli 2026 - 02:03 WITA

Listrik Padam, Warga dan Pedagang di Kalbar Mengeluh: Aktivitas Lumpuh, Usaha Ikut Terdampak

3 Juli 2026 - 23:18 WITA

Satu Kelurahan Masuk Zona Merah, Camat Tinggimoncong Ajak Semua Pihak Jaga Generasi Muda

25 Juni 2026 - 20:14 WITA

Dulu Jernih, Kini Keruh! Warga Suak Mansi Keluhkan Sungai Tercemar Diduga Akibat Tambang Ilegal

19 Juni 2026 - 00:14 WITA

Kapal Diduga Tanpa Identitas dan Bongkar Muat Minyak di Sungai Kapuas Disorot

10 Juni 2026 - 20:22 WITA

Dana Global Masuk Tanpa Hambatan, Rakyat Batu Ampar Terjebak Antara Perut dan Kebijakan

15 April 2026 - 02:16 WITA

Trending di Uncategorized