Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Sep 2026 15:42 WITA

Air Kapuas Mengasin dan Ikan Ditemukan Mati, Warga Menanti Penjelasan Terkait Kualitas Air PDAM


 Air Kapuas Mengasin dan Ikan Ditemukan Mati, Warga Menanti Penjelasan Terkait Kualitas Air PDAM Perbesar

PONTIANAK CNNCELEBES.COM 23/09/2026  Kondisi Sungai Kapuas kembali menjadi perhatian masyarakat.

Di tengah kemarau panjang, ditemukan ikan mati di sungai, sementara air yang terlihat di lokasi dokumentasi tampak mengalami perubahan warna.

Kondisi tersebut semakin menarik perhatian karena masyarakat di sejumlah wilayah juga merasakan air yang mengalir dari jaringan air bersih menjadi payau atau asin.

Persoalan ini tidak boleh langsung disimpulkan sebagai pencemaran hanya berdasarkan perubahan warna air dan kematian ikan.

Namun, kematian ikan merupakan temuan lapangan yang patut diperiksa, terlebih ketika terjadi bersamaan dengan perubahan kondisi hidrologis Sungai Kapuas.

Rendahnya oksigen terlarut, peningkatan suhu, perubahan salinitas, maupun faktor pencemar tertentu dapat memengaruhi kehidupan ikan.

Di sisi lain, persoalan yang langsung menyentuh masyarakat adalah kualitas air baku yang digunakan untuk pelayanan air bersih.

Pemerintah Kota Pontianak sebelumnya telah menyampaikan bahwa intrusi air laut membuat salinitas air baku meningkat dan pemerintah harus mengambil langkah untuk menyediakan sumber air tawar alternatif.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan sederhana tetapi penting: bagaimana kualitas air setelah melalui proses pengolahan dan sebelum sampai ke rumah pelanggan?
Masyarakat tidak cukup hanya diberi informasi bahwa air telah melalui proses pengolahan.

Publik berhak mengetahui hasil pengujiannya.

Berapa kadar salinitas air baku? Berapa TDS dan konduktivitasnya? Bagaimana pH, kekeruhan, serta oksigen terlarutnya? Dan yang paling penting, berapa hasil pemeriksaan air yang sudah keluar dari instalasi pengolahan serta air yang berada di jaringan pelanggan?
Pertanyaan tersebut semakin penting karena air yang digunakan untuk mandi tidak sama dengan air yang memenuhi persyaratan untuk diminum langsung.

Jika pada kondisi tertentu air perpipaan masih terasa asin atau payau, masyarakat membutuhkan penjelasan yang tegas mengenai peruntukan air tersebut dan hasil pemeriksaan kualitasnya.

Jangan sampai masyarakat harus menebak sendiri keamanan air hanya berdasarkan warna, bau, atau rasa.

Sebagai media yang berpihak pada kepentingan publik dan fungsi kontrol sosial, kami mendorong dilakukannya pengujian secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sampel idealnya diambil dari Sungai Kapuas sebagai sumber air baku, outlet instalasi pengolahan, serta keran pelanggan. Hasilnya kemudian dibandingkan dan disampaikan kepada masyarakat.

Dengan cara tersebut, perdebatan mengenai air asin tidak berhenti pada klaim pemerintah, keluhan warga, ataupun dugaan di lapangan.

Sungai Kapuas adalah sumber kehidupan masyarakat Pontianak, Ketika kemarau panjang menyebabkan air baku mengalami perubahan, ketika warga merasakan air payau, dan ketika ikan ditemukan mati, masyarakat berhak mendapatkan jawaban yang berbasis data.

Bukan untuk menyalahkan PDAM, bukan pula untuk menuduh adanya pencemaran tanpa bukti, tetapi untuk memastikan satu hal: air yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi kualitas sesuai peruntukannya. Transparansi kualitas air adalah hak publik, dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

SUBSIDI PERTALITE DI UJUNG MALAM: 35 JERIGEN, SEKITAR 1.225 LITER, POLISI TAK KUNJUNG TIBA

4 September 2026 - 15:33 WITA

Pelantikan Spektakuler! 117 Kekuatan Baru Matador’s Perjuangan Resmi Dilantik di Pantai Maroneng

23 Agustus 2026 - 12:38 WITA

Jalur Dugaan Solar Subsidi Terungkap, Diduga Diangkut dari SPBU Ambawang ke Gudang di Pontianak Utara

12 Juli 2026 - 18:53 WITA

Diduga SPBU di Sanggau Layani Pengisian Solar Subsidi untuk Jeriken, Disalurkan ke Tambang Pasir

6 Juli 2026 - 15:39 WITA

Diduga Arang Kayu Bakau Akan Diekspor, Satu Kontainer Jadi Sorotan di Pelabuhan Pontianak

27 Juni 2026 - 20:42 WITA

LSB Karuwisi Teguhkan Harmoni Adat dan Agama Lewat Tradisi Peca Barakka 10 Muharram

26 Juni 2026 - 20:47 WITA

Trending di Daerah