Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Feb 2026 13:44 WITA

Program One Day One District, Pemkab Gowa Fokus Tekan Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Pegunungan


 Program One Day One District, Pemkab Gowa Fokus Tekan Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Pegunungan Perbesar

Gowa, CNNCelebes – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Gowa terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil. Salah satu langkah yang dilakukan melalui program One Day One District, dengan menurunkan langsung jajaran pemerintah daerah berkantor sehari penuh di Kecamatan Tompobulu, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama Sekretaris Daerah serta para pimpinan SKPD. Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga untuk memastikan program sosial dan pembangunan berjalan efektif serta tepat sasaran.

Dalam agenda tersebut, rombongan pemerintah daerah mengunjungi sejumlah keluarga miskin ekstrem (KME), menyalurkan bantuan, serta melaksanakan Safari Ramadan sebagai sarana dialog langsung dengan warga. Sementara itu, kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Biringbulu yang dipimpin Wakil Bupati bersama jajaran perangkat daerah.

“Di Tompobulu saya bersama Pak Sekda dan SKPD terkait, sementara di Biringbulu dilaksanakan oleh Pak Wabup bersama jajaran. Hari ini kita benar-benar sehari penuh berada di kecamatan, melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan program pemerintah dirasakan langsung,” kata Husniah.

Selain penyaluran bantuan sosial, Bupati juga meninjau pelaksanaan Program Gowa Sejahtera di Desa Datara yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut meliputi bantuan usaha, penyediaan kios, hingga pendampingan bagi penerima manfaat agar mampu meningkatkan taraf hidup keluarga.

Pemkab Gowa juga menaruh perhatian pada pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan. Pada tahun 2025, beberapa paket pekerjaan jalan di wilayah Tompobulu telah diselesaikan. Sementara pada tahun 2026 direncanakan pengaspalan jalan sepanjang 750 meter di Desa Rappoala serta 500 meter di Desa Tanete.

“Memang tahun ini ada keterbatasan anggaran karena efisiensi, namun kami akan terus berupaya agar perbaikan jalan tetap berjalan secara bertahap sesuai skala prioritas. Doakan agar bentangan jalan yang diperbaiki semakin bertambah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menyukseskan program prioritas daerah bertajuk Gowa Bersama yang mencakup sektor kebersihan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan keamanan.

Informasi kegiatan ini dihimpun dari laporan Tribun-Timur.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gunungan Arang Bakau di Gudang Kota Baru Ujung Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Legalitas dan Asal Usul Stok

1 Juni 2026 - 18:34 WITA

Dari Oli Bekas Menjadi “Solar”: Dugaan Aktivitas Illegal di Jungkat yang Kini Disorot Aparat

18 Mei 2026 - 17:08 WITA

Dugaan Proyek Tower WiFi Desa di Gowa Diselidiki, Sejumlah Kades Jalani Pemeriksaan

18 Mei 2026 - 10:29 WITA

Ketua JMI Kalbar Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi oleh DT 10 di Kubu Raya

7 Mei 2026 - 23:44 WITA

JMI Kalbar Tegaskan Komitmen Pers Bermartabat di Hari Kebebasan Pers

4 Mei 2026 - 02:04 WITA

Pagar Berdiri Saat Batas Belum Final, Proyek Tanobel di Korek Disorot: Muncul Dugaan Cacat Prosedur

30 April 2026 - 04:34 WITA

Trending di Daerah