Makassar | CNN Celebes – Menghadapi musim penghujan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) melakukan kunjungan langsung ke Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Dampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa dan Camat Manggala, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan dan mencari solusi komprehensif atas permasalahan banjir yang selama ini mengganggu warga.
Kawasan Perumnas Blok 8 dan Blok 10 memang dikenal sebagai area yang rawan tergenang air setiap musim hujan datang, bahkan pernah membuat warga harus mengungsi. Namun, pada peninjauan kali ini, kondisi kawasan tercatat normal tanpa genangan air seperti biasanya.
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, Pemkot Makassar melalui BPBD telah memasang Sistem Peringatan Dini (EWS) banjir di Sungai Kajenjeng. Selain itu, upaya pembersihan saluran drainase juga terus dilakukan agar alur air tetap lancar.
“Kita sudah melakukan survei bersama ahli dari Universitas Hasanuddin untuk mengkaji masalah banjir di sini, dan akan terus menindaklanjuti hasilnya,” ujar Wali Kota.
Pemkot juga tengah mempertimbangkan beberapa solusi jangka panjang, antara lain normalisasi drainase dan pembangunan tanggul yang masih dalam tahap perencanaan teknis. Selain itu, daya tampung Waduk Nipah-Nipah yang hanya sekitar 33 persen menjadi perhatian, sehingga diperlukan kolam retensi tambahan. Bahkan, ada wacana untuk membebaskan sejumlah rumah di titik terdampak paling parah untuk dijadikan kolam retensi baru, meskipun masih perlu kajian mendalam.
Dalam waktu dekat, akan dilakukan pembersihan massal di lokasi Blok 10 Manggala. Wali Kota juga mengingatkan akan potensi dampak pelepasan air dari wilayah hulu yang bisa memengaruhi kawasan hilir meskipun tidak ada hujan di sekitar Perumnas Antang.









